Tautan-tautan Akses

Uni Eropa Luncurkan Pusat Pengawasan 'Cyber Crime'


Kejahatan dunia maya yang terus meningkat menjadi keprihatinan masyarakat dunia.

Kejahatan dunia maya yang terus meningkat menjadi keprihatinan masyarakat dunia.

Uni Eropa mengumumkan serangkaian langkah yang dirancang untuk mengambil tindakan hukum atas masalah kejahatan dunia maya yang terus meningkat.

Salah satu komite Parlemen Eropa hari Selasa mengusulkan dikenakannya hukuman penjara di seluruh pelosok Uni Eropa atas sebagian kejahatan komputer. Saat ini, masing-masing negara Uni Eropa memberlakukan peraturan tersendiri.

Hari Rabu, Komisi Eropa mengumumkan rencana untuk mendirikan sebuah pusat pengawasan kejahatan dunia maya Eropa yang akan berbasis di Den Haag, Belanda.

Pusat Cybercrime Eropa ini akan terfokus pada berbagai isu termasuk penipuan kartu kredit, pencurian identitas dan eksploitasi seksual anak-anak melalui online. Pusat Cybercrime ini juga akan digunakan untuk memberi bantuan kepada para anggota UE dalam melindungi profil-profil di situs jejaring sosial.

Raj Samini, direktur teknisi perusahaan teknologi keamanan McAfee, memberitahu VOA pendekatan multi-nasional untuk memerangi kejahatan dunia maya dapat bermanfaat.

Dalam sebuah laporan dari Brussels, Komisi Eropa mengatakan temuan terbaru menunjukkan bahwa korban kejahatan dunia maya menderita kerugian kira-kira $ 388 miliar setiap tahun di seluruh dunia.

Tapi Samini mengatakan uang bukan selalu menjadi motivasi utama bagi penjahat dunia maya.

Usul Uni Eropa mengenai Pusat Pengawasan Kejahatan Dunia Maya itu akan diatur dalam Europol, Kantor Kepolisian Eropa.

Komisi Eropa mengatakan jika pendanaanya disetujui, badan itu akan dibuka bulan Januari.
XS
SM
MD
LG