Tautan-tautan Akses

AS

Anggota Kongres AS Desak Sikap Tegas terhadap Iran


Ketua Komite Urusan Luar Negeri Senat AS, John Kerry (tengah), bersama Senator McCain (kanan) dan Senator Lieberman (foto: dok).

Ketua Komite Urusan Luar Negeri Senat AS, John Kerry (tengah), bersama Senator McCain (kanan) dan Senator Lieberman (foto: dok).

Pemerintahan Presiden Obama didesak beberapa anggota Kongres AS untuk mengambil sikap yang lebih tegas terhadap Iran, karena program nuklirnya.

Beberapa anggota terkemuka Kongres Amerika kini mendesak pemerintahan Obama untuk mengambil sikap yang bahkan lebih tegas terhadap Iran karena program nuklirnya, dengan mempertanyakan apakah perluasan sanksi ekonomi ada pengaruhnya atau tidak.

Ketua Komite Urusan Luar Negeri Senat – John Kerry dari Partai Demokrat – menyebut Iran dan program nuklirnya sebagai “tantangan kebijakan luar negeri terbesar yang dihadapi Amerika”, dalam dengar pendapat hari Rabu. Ia mengatakan kecil kemungkinan sanksi-sanksi saja akan membuat Iran mengubah pandangannya, dan mendesak Washington untuk terlibat dengan apa yang disebutnya “diplomasi tegas”.

Senator Richard Lugar – anggota terkemuka dari Partai Republik – juga memperingatkan bahwa Iran telah menolak untuk mengubah sikapnya “meskipun isolasi terhadapnya terus meningkat”. Ia mengatakan Teheran harus paham, pihaknya harus memilih antara meneruskan program nuklirnya atau mempertahankan kesinambungan ekonomi negaranya.

Para anggota Kongres Amerika mengatakan Amerika kini terbuka pada semua pilihan – termasuk penggunaan kekuatan militer.

Iran membantah klaim pihak Barat bahwa negaranya hendak membuat senjata atom, dan mengatakan aktivitas-aktivitas nuklirnya murni bertujuan untuk menghasilkan tenaga listrik dan riset medis.

Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi hari Rabu mengatakan, ia berharap perundingan baru dengan kelima anggota tetap Dewan Keamanan PBB : Amerika, Tiongkok, Rusia, Inggris dan Perancis – ditambah Jerman, akan dimulai tanggal 14 April.
XS
SM
MD
LG