Tautan-tautan Akses

Presiden Obama Paparkan Garis Besar Rencana Ekonomi Baru Amerika


Presiden Amerika Barack Obama menyampaikan pidato kenegaraan tahunan di Capitol Hill, Gedung DPR Amerika di Washington DC (24/1).

Presiden Amerika Barack Obama menyampaikan pidato kenegaraan tahunan di Capitol Hill, Gedung DPR Amerika di Washington DC (24/1).

Presiden Amerika Barack Obama memaparkan garis besar rencana ekonomi baru Amerika dalam pidato kenegaraannya yang ketiga, Selasa (24/1).

Berpidato di hadapan sidang gabungan kedua majelis Kongres Amerika dan jutaan orang melalui tayangan televisi, Presiden Obama menyampaikan kemajuan negara Amerika dalam upaya untuk dapat terpilih kembali tahun ini.

Selain itu, Obama mengatakan kepada rakyat Amerika untuk menentukan pilihan apakah mereka dapat menerima negara dimana orang yang kaya semakin berkurang sementara jumlah orang yang hidup pas-pasan semakin meningkat, atau memulihkan ekonomi dimana setiap orang memperoleh kesempatan yang adil, setiap orang memberi sumbangan yang adil dan setiap orang bekerja dengan aturan yang sama.

Presiden Amerika juga memperingatkan fraksi Republik di Kongres bahwa ia akan melawan setiap usaha untuk kembali ke ekonomi yang katanya diperlemah oleh pemindahan lapangan pekerjaan ke luar negeri, kredit macet dan laba keuangan yang palsu.

Dalam pidatonya, yang berlangsung selama lebih satu jam, Presiden Obama berjanji akan mengambil langkah penciptaan pekerjaan, pendidikan, imigrasi, inovasi dan energi. Ia juga menyerukan penghapusan pemotongan pajak bagi golongan paling kaya Amerika, dan mengatakan ia tidak akan mundur dari peraturan pemerintah untuk mencegah perbuatan yang tidak bertanggung-jawab.

Obama juga meminta Kongres untuk menggunakan uang yang dihemat dari pengakhiran perang di Irak dan Afghanistan untuk mengangsur hutang negara dan memperbaiki prasarana yang rusak. Ia menghargai pencapaian negara dalam perang tersebut dengan mengatakan Amerika telah mengenakan pukulan yang menentukan terhadap musuh. Ia mengatakan sisa-sisa anggota al-Qaida sedang kacau balau, karena menyadari mereka tidak dapat lolos dari jangkauan Amerika.

Presiden menunjukkan contoh lain kepemimpinan Amerika di seluruh dunia, termasuk usaha menghadapi program nuklir Iran. Ia mengatakan siapapun yang mengatakan pengaruh Amerika telah menurun tidak mengetahui apa yang mereka bicarakan. Ia mengatakan dunia sedang berubah, tetapi Amerika tetap sebagai negara yang harus diperlukan dalam penanggulangan masalah dunia.

XS
SM
MD
LG