Tautan-tautan Akses

Serikat Telekomunikasi Internasional Pertimbangkan Penggunaan Detik Kabisat


Seorang pekerja sedang membersihkan Jam Astronomi Raksasa di pusat kota Praha (13/1).

Seorang pekerja sedang membersihkan Jam Astronomi Raksasa di pusat kota Praha (13/1).

Serikat Telekomunikasi Internasional akan mengambil keputusan terkait penggunaan detik kabisat (leap second) untuk penyesuaian waktu.

Serikat Telekomunikasi Internasional diperkirakan akan mengambil keputusan hari Kamis apakah akan menghapuskan detik kabisat atau leap second atau mempertahankan alat penyesuaian waktu yang sudah berlaku selama 40 tahun itu.

Mulai diberlakukan tahun 1972 sebagai bagian dari Coordinated Universal Time, UTC, atau waktu Greenwich, detik kabisat ditambahkan secara berkala untuk menjaga agar jam atom dunia,yaitu jam standard dunia, sinkron dengan perputaran Bumi. Perputaran Bumi yang sudah kurang teratur itu sering dipengaruhi lagi oleh peristiwa seperti gempa bumi dan air pasang.

Perancis dan Amerika Serikat mendukung penghapusan penggunaan detik kabisat. Inggris, Tiongkok, dan Kanada mendukung dipertahankannya penambahan satu detik secara berkala itu.

Selama 40 tahun ini, 34 detik telah ditambahkan ke UTC atau waktu Greenwich. Perbedaan waktu itu sama dengan kira-kira 90 detik per abad.

XS
SM
MD
LG